Selasa, 13 Januari 2009

PHK lagi-PHK lagi

Kasihan para buruh, setiap ada pengurangan biaya produksi pasti buruh yang didahulukan untuk di-PHK, tidak ada pilihan alternatif lainnya. entah biaya bahan baku, biaya administrasi atau pengurangan iuran para preman. itulah kenyataannya, buruh selalu dianggap sebagai ganjalan dalam mengembalikan keuntungan perusahaan.
nasib buruh selalu buruk, konflik kepentingan selalu ada. walau pengusaha selalu mengoceh dan berbusa-busa mengatakan bahwa buruh adalah salaing menguntungkan tapi kenyataannya buruh selalu menjadi sapi perah yang selalu saja diperah tenaganya, sedangkan keuntungannya tidak ada pembagian yang imbang. dapat upah saja buruh sudah mengucap beribu-ribu syukur pada tuhan, apalagi kalau keuntungan perusahaan dapat dibagi dengan buruhnya, sungguh seperti mimpi yang tidak mungkin terwujud. Pengusaha di Indonesia ini terkenal dengan kerakusannya, tidak penting memikirkan buruhnya yang penting perusahaannya dapat berkembang dan menggurita. tidak penting negara mengeluarkan beribu-ribu peraturan perundang-undangan soal perburuhan, yang penting mereka semua dapat disuap.
selamat berjuang..

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Komentar